Batu Bara – Genewstv.id || Kapolres Batu Bara AKBP Jose DC Fernandes beserta jajaran terjun ke lokasi banjir dengan mendatangi warga yang kebanjiran dan masih bertahan di rumah masing-masing di Dusun VIII, Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (17/11/22) sekira pukul 01.00 WIB.

Tanpa sungkan, Kapolres masuk ke air yang tingginya selutut orang dewasa mendatangi warga yang masih bertahan di rumahnya.
Kepada warga, Jose menyarankan agar mengungsi ke tenda yang telah disediakan atau ke rumah saudaranya.
“Ini untuk mencegah terserang berbagai penyakit seperti gatal gatal, diare dan demam,” terangnya.

Selain itu Jose juga menyambangi warga yang mengungsi untuk memberi dukungan moril kepada masyarakat yang terdampak luapan air sungai. Di lokasi tersebut, rombongan Kapolres Batu Bara juga memberikan bantuan sembako beras dan mie instan tahap awal kepada pengungsi.
“Selanjutnya kita bersama Pemkab Batu Bara berkoordinasi dan akan mendirikan dapur umum di lokasi terdampak luapan air sungai,” ujarnya.
Pantauan wartawan, tenaga kesehatan dari Poliklinik Polres dan Dinkes Batu Bara telah berada di lokasi untuk melaksanakan bakti kesehatan.
Tidak jauh dari lokasi banjir terlihat telah terpasang tenda krisis Dinas Kesehatan guna memberi pertolongan pertama terhadap korban banjir. Terlihat juga tenda milik Polres Batu Bara, BPBD dan Dinas Sosial PPPA Batu Bara.
Sekadar diketahui, banjir melanda dua dusun di Desa Simpang Gambus dengan ketinggian hingga nyaris mencapai atap rumah. Banjir terjadi akibat pecahnya tanggul Sungai Bah Bolon di wilayah Simalungun yang terjadi Rabu (16/11/22) subuh.
Luapan banjir dan arus air yang cukup deras juga mengakibatkan jebolnya tembok penangkaran buaya di Dusun VI, Desa Simpang Gambus. BPBD setempat melaporkan sedikitnya dua ekor buaya lepas dan terseret arus air
Novel M