November 30, 2025 11:10 am
evakuasi-korban

Foto: Evakuasi korban bunuh diri di Kabupaten Karimun. (Dok Polres Karimun)

Karimun-Informasi dalam artikel ini tidak dimaksudkan untuk mendorong siapapun melakukan tindakan serupa. Jika Anda, sebagai pembaca, mengalami gejala depresi dan berpikir untuk bunuh diri, segera konsultasikan masalah Anda ke psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental.

Pada hari yang sama, terjadi dua kasus bunuh diri di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Korbannya adalah seorang ibu rumah tangga berusia 30 tahun dan seorang pria berusia 42 tahun.

Kasus pertama terjadi di Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun. Korban, seorang ibu rumah tangga berinisial RM (30), ditemukan tewas tergantung di kamarnya pada Rabu (3/7) sekitar pukul 13.40 WIB, menurut Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus, pada Kamis (4/7/2024).

Kejadian bermula ketika anak korban ingin meminjam handphone. Setelah tidak mendapat respons, anak tersebut memeriksa kamar dan menemukan ibunya tergantung. Dia kemudian memberi tahu bibinya yang tinggal di sebelah rumah. Suami korban yang mengetahui kejadian tersebut segera pulang dan mengajak warga untuk mengevakuasi korban. Namun, warga menolak dengan alasan menunggu kedatangan polisi. Karena tidak tega, suaminya mengevakuasi korban sendiri dan menunggu kedatangan polisi. Setelah polisi tiba dan mengamankan TKP, korban dibawa oleh tim inafis ke RSUD Muhammad Sani.

Kasus bunuh diri kedua melibatkan korban berinisial AH (42), warga Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun. Korban ditemukan tergantung di ruang tengah rumahnya oleh adiknya yang tinggal bersebelahan pada hari Rabu (3/7) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban menggunakan tali nilon yang diikatkan pada kayu kuda-kuda rumah.

Menurut adiknya, korban tinggal bersama ibunya dan mengalami gangguan jiwa sejak berumur 17 tahun. Korban pernah dirawat di RSJ Pekanbaru, Riau, dan rutin mengonsumsi obat Clozapine. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *