Januari 1, 2026 9:06 pm
1

Medan- Pemerintah Kota Medan menggelar gotong royong raya di Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu, 27 Desember 2025. Langkah ini diambil menyusul banjir besar yang melanda kawasan tersebut pada 27 November lalu dan menjadikannya wilayah paling terdampak di ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu.

Sebanyak 3.000 personel dari 21 kecamatan se-Kota Medan diturunkan secara serentak. Pembersihan difokuskan di Kelurahan Tanjung Gusta dan Kelurahan Cinta Damai, dua kawasan yang mengalami endapan lumpur dan penumpukan sampah paling parah pascabanjir.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan, gotong royong lintas kecamatan ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Medan. Menurut dia, langkah tersebut menunjukkan kehadiran negara yang tidak setengah-setengah dalam merespons bencana.

“Ini pertama kalinya lintas kecamatan bergerak bersama. Helvetia paling terdampak, maka seluruh kekuatan kota harus turun membantu. Tidak boleh ada wilayah yang dibiarkan bekerja sendiri,” kata Rico saat memimpin apel di Lapangan Sepak Bola Balai Desa, Kelurahan Helvetia.

Politisi muda Partai NasDem itu menekankan bahwa gotong royong raya bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, melainkan pesan kepemimpinan. Ia ingin memastikan tidak ada ego sektoral dalam birokrasi, terutama ketika masyarakat berada dalam situasi sulit. 

“Medan Untuk Semua bukan hanya sebatas slogan. Pemerintah harus hadir nyata, bekerja bersama rakyat, terutama pascabencana,” ujarnya.

Rico juga menyebut kegiatan ini sebagai bentuk penguatan moral aparatur di tingkat bawah, mulai dari camat, lurah, kepala lingkungan, hingga petugas lapangan. Menurut dia, pemulihan pascabanjir tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun kembali kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan lingkungan.

“Bencana selalu memberi pelajaran. Salah satunya, menjaga lingkungan adalah bagian dari nilai sosial dan keagamaan yang tidak boleh diabaikan,” kata Rico. 
(Git)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *