Juni 13, 2026 12:28 am
2

Lubuk Pakam- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara Melaksanakan Kegiatan Presentasi Program Inovasi Oleh Peserta Magang Pada Kamis (11/06/2026).

Kegiatan presentasi program inovasi oleh peserta magang Kemnaker ini dipimpin oleh Kalapas Lubuk Pakam, Hakim Sanjaya dan diikuti oleh 3 (tiga) orang atas nama Friska Sipayung, Rustam Gorat serta Andika Padang yang dimentori oleh Kasubag TU, Yanto Simanjuntak; Kasi. Binadik & Giatja, Bastian Surya Manik; Kasubsi Registrasi dan Bimkemas, Erjuki Naibaho serta dr. Emmeninta Surbakti. Adapun inovasi yang dipaparkan meliputi optimalisasi promosi kesehatan sebagai upaya pencegahan penyakit menular melalui media edukasi, gerakan bebas buta aksara Al-Qur’an, serta implementasi program pendalaman Alkitab, khotbah, dan kegiatan koor sebagai sarana pembinaan bagi WBP Nasrani di Lapas Lubuk Pakam.

Dalam pemaparannya, masing-masing peserta menjelaskan latar belakang, tujuan, serta mekanisme pelaksanaan program yang diharapkan mampu memberikan dampak positif, baik dari sisi kesehatan maupun pembinaan kerohanian warga binaan.

Kalapas Lubuk Pakam dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan kepedulian para peserta magang dalam merancang program yang menyentuh kebutuhan mendasar warga binaan. “Kami sangat mengapresiasi inovasi yang telah dipaparkan. Program-program ini tidak hanya relevan, tetapi juga memiliki nilai keberlanjutan yang tinggi dalam mendukung pembinaan di Lapas. Kami berharap ide-ide ini dapat segera diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan,” ujar Kalapas.

Sementara itu, salah satu peserta magang menyampaikan harapannya agar inovasi yang telah dirancang dapat diterima dan diterapkan secara optimal di lingkungan lapas. “Kami berharap program yang kami gagas dapat menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup warga binaan, baik dari segi kesehatan maupun pembinaan spiritual. Semoga inovasi ini dapat diimplementasikan dan terus dikembangkan ke depannya,” ungkap Andika.

Kegiatan presentasi ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta magang dan jajaran pegawai lapas, guna menyempurnakan konsep inovasi yang telah disampaikan sebelum nantinya diterapkan secara langsung di lingkungan Lapas Lubuk Pakam.
(Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *