Oktober 10, 2026 5:47 am
2

Medan- Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu Menegaskan Bahwa Sanusi Pane Merupakan Sosok Intelektual Penting Dalam Perjalanan Bahasa Indonesia Sekaligus Salah satu Putra Terbaik Sumatera Yang Pemikirannya Melampaui Batas Zaman, Daerah, Suku Dan Generasi.

Hal itu Disampaikan Bupati Tapsel Saat Menjadi Narasumber Dalam Siaran Kebahasaan TVRI Sumatera Utara Bertajuk”Sanusi Pane Penggerak Bahasa Indonesia” Yang Diselenggarakan Balai Provinsi Sumatera Utara Bersama TVRI Sumut Di Stadio TVRI Sumatera Utara, Jalan Putri Hijau No 7 Kota Medan, Kamis (8/10/2026).

Dalam Dialog Yang Dipandu Pewarna Gina Febriana Tersebut, Gus Irawan Menyoroti Kiprah Sanusi Pane Dari Persepektif Sejarah, Kebudayaan, Pendidikan, Literasi Hingga Nilai-nilai Perjuangan Dan Pengabdian Yang Menurutnya Masih Sangat Relevan Bagi Indonesia Saat ini.

Bupati Menyebut Sanusi Pane Tumbuh Dari Keluarga Yang Memiliki Tradisi Intelektual Dan Literasi Yang Kuat, Ayahnya Sutan Pangurabaan Pane Dikenal Tokoh Pergerakkan Sastrawan Daerah Sekaligus Redaktur Surat Kabar Poestaha, Sementara Sanusi Pane Dan Adiknya Armijn Pane Tampil Sebagai Tokoh Penting Dalam Perkembangan Sastra Dan Kebudayaan Indonesia.

” Keluarga Pane itu Bisa Dibilang Adalah Literasi Awal Ditanah Batak Dan Indonesia, Sanusi Dan Armijn Tidak Tumbuh Diruang Hampa Mereka Tumbuh Dalam Lingkungan Yang Menghargai Teks, Diskusi Dan Kebudayaan Bagi Kami Di Tapsel, Ini Adalah Legacy Atau Warisan Yang Harus Terus Dihidupkan,” Ujar Gus Irawan.

Menurutnya, Warisan Intelektual Keluarga Pane Harus Diterjemahkan Menjadi Gerakan Nyata Ditengah Masyarakat Khususnya Generasi Muda.

Karena itu Pemkab Tapsel Terus Mendorong Penguatan Taman Bacaan, Festival Literasi Daerah Serta Pengembangan Muatan Lokal Di Sekolah Agar Generasi Muda, Mengetahui Bahwa Tapanuli Selatan Dan Kawasan Tapanuli Memiliki Panjang Dalam Melahirkan Para Pemikir Dan Pejuang Kebudayaan. (jerri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *