Agustus 31, 2025 9:02 am
WhatsApp Image 2023-10-04 at 08.12.43_feedc28f

Kampar (Riau)—Genewstv.id
Sikap arogan terhadap Wartawan diperlihatkan oleh oknum Manager Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Kebun Tandun (Iskandar) pada hari Selasa 03/10/2023 bertempat di kantor PKS Kebun Tandun.

Kebanyakan orang yang baru menjadi manager biasanya menjadi arogan, atau dirasakan oleh orang-orang di sekelilingnya seperti arogan. Di saat yang sama, kualitas manager muda terkait leadership-nya juga masih banyak dipertanyakan oleh lingkungan sekitarnya.

Dengan kata lain, sebagai manager, tentu mempunyai kualifikasi yang baik sehingga bisa mendapatkan dan bisa berada di posisi manager. Hanya saja, Anda belum tentu lebih baik dari orang lain. Bisa jadi, ada karyawan di dalam tim Anda yang statusnya masih kontrak, ternyata memiliki pemikiran atau ide yang brilian karena ia memang berbakat atau memiliki pengalaman menerapkan ide tersebut.

Berikut sedikit petikan percakapan awak media dengan Manager tersebut :

Jika bapak yang mengatur semuanya di pabrik ini, berarti bapak Manager nya, beliau mengatakan tidak perlu tau siapa saya’ apa urusan bapak datang kemari tanpa izin dari saya ” lanjutnya lagi.

Awak media ini mencoba untuk menjelaskan apa maksud dan tujuan kedatangan nya :

” Tujuan saya datang kemari yang pertama untuk silaturrahmi, dan yang kedua untuk menjalin kerja sama sebagai mitra dan yang ketiga untuk saling mengingatkan tentang limbah pabrik untuk sama sama kita menjaganya agar jangan sampai kembali mencemari sungai serta lingkungan sekitarnya.

Namun sepertinya oknum Manager ini seolah olah tidak menerima apa yang disampaikan ataupun kritikan kepadanya dengan sikap arogan nya mengatakan ” ada apa dengan limbah kami, apakah ada mencemari sungai dalam beberapa hari ini.

setelah beberapa lama beradu argumen, awak media keluar meninggalkan kantor pabrik tersebut, namun sebelum keluar, sekali lagi sikap arogan dan sombong kembali di perlihatkan manager PKS ini dengan tidak mau nya menerima jabatan tangan dan salam dari awak media, seakan Iskandar ini sangat alergi terhadap wartawan jika di ingatkan tentang persoalan limbah.

Awak media ini sebelum masa kepemimpinan nya (Iskandar) juga sudah sering mengingatkan kepada pihak pabrik agar sama sama menjaga limbah nya jangan sampai mencemari sungai lagi, karena masyarakat Desa Kasikan dan sekitarnya menggunakan sungai untuk kebutuhan sehari hari yang di alirkan melalui pipa PDAM yang berada di bawak aliran limbah pabrik dan juga para nelayan yang menggantungkan hidupnya dari mencari ikan.

Memang tidak mudah menjadi manager di usia muda, sehingga pelatihan kepemimpinan harus dilakukan dengan benar. Cakupan materi pelatihan kepemimpinan sangat luas, salah satunya adalah bagaimana mengatasi sikap arogan.

Diharapkan kepada pihak Direksi kantor pusat PTP N V agar mengevaluasi dan memberikan pelatihan kepemimpinan kembali terhadap Manager PKS Kebun Tandun ini, karena hubungan yang selama ini terjalin menjadi tidak baik lagi karena di sebabkan oleh sifat arogan dan sombong nya seorang Manager..

firman—genewstv.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *