
Simalungun
Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Kabupaten Simalungun memberikan sebuah ulos kepada Bupatinya Simalungun, Bapak Radiapoh Hasiholan Sinaga,SH Kamis 2/11/2023
Acara ini diadakan sebagai pengganti dari penyerahan ulos yang seharusnya dilakukan saat pelantikan Pengurus Bamagnas dua bulan sebelumnya, namun Bupati tidak dapat hadir pada saat itu.
Dalam kunjungan ini,ketua Bamagnas DPD Kabupaten Simalungun, Pdt. Jefry Simbolon, S.Th didampingi oleh Panesehat Pdt. Jupri Aman Saragih, M.Th dan mewakili anggota, Pdt. Rudi Ranto Siallagan, M.Th dan Ev. Pantun Aruan, S.Pd berkunjung ke rumah Bupati di Jalan Asahaan untuk menyerahkan ulos ini.
Penyerahan ulos ini memiliki makna yang mendalam sebagai tanda kasih sayang dan juga sebagai simbol bahwa Bamagnas DPD Kabupaten Simalungun hadir dan aktif bersama pemerintah dalam upaya membangun Simalungun. Hal ini menunjukkan adanya kolaborasi yang erat antara Bamagnas dan pemerintah setempat, dengan tujuan utama untuk memajukan Kabupaten Simalungun.
Selain itu, dalam pertemuan ini, Ketua Bamagnas DPD Kab. Simalungun memimpin doa untuk keselamatan dan kesehatan Bupati Radiapoh Hasiolan Sinaga,SH dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin Kabupaten Simalungun. Doa ini menunjukkan dukungan spiritual yang diberikan oleh Bamagnas DPD Kab Simalungun kepada Bupati dalam melaksanakan tugas kepemimpinannya.
Dengan adanya penyerahan ulos ini, diharapkan hubungan antara Bamagnas DPD Kabupaten Simalungun dan pemerintah setempat semakin erat dan sinergis dalam memajukan Kabupaten Simalungun. Ulos, sebagai warisan budaya dan simbol tanda kasih, menjadi pengingat akan pentingnya kerjasama dan persatuan dalam membangun daerah.
Tindakan Bamagnas DPD Kabupaten Simalungun ini juga mencerminkan komitmen mereka dalam menjaga dan memperkuat hubungan antar gereja yang ada diwilayah Simalungun. Bamagnas, sebagai badan musyawarah antar gereja nasional, merupakan wadah bagi gereja-gereja di Simalungun untuk bekerja sama dalam menghadapi berbagai isu dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat. Melalui tindakan ini, Bamagnas menunjukkan kesiapannya untuk bekerja sama dengan pemerintah dan berkontribusi dalam memajukan daerah.
Ulos, sebagai kain tradisional Batak, memiliki nilai simbolis yang dalam dalam budaya Simalungun. Selain sebagai simbol tanda kasih, ulos juga melambangkan kehangatan, persatuan, dan kesatuan dalam masyarakat. Dalam konteks ini, penyerahan ulos dari Bamagnas kepada Bupati Simalungun juga mengandung pesan bahwa bersama-sama, baik gereja maupun pemerintah, mereka dapat menciptakan kebersamaan dan keharmonisan dalam membangun Simalungun.
Semoga dengan adanya kerja sama dan dukungan antara Bamagnas Kabupaten Simalungun dan pemerintah setempat, Kabupaten Simalungun dapat terus berkembang dan maju dalam segala aspek kehidupan masyarakatnya.
(Pantun Aruan)