Agustus 30, 2025 4:06 pm
2

SUNGAI APIT SIAK – saat ini puluhan rumah warga masyarakat Kampung Mengkapan,Kecamatan Sungai Apit,Kabupaten Siak Riau.terendam akibat curahan hujan yang sangat tinggi ditambah kanal-kanal milik BOB dan BSP menjadi semak belukar yang membuat aliran air tersumbat,warga minta kepada pihak Perusahaan yang beroperasi di wilayah itu ikut andil dalam menanggapi masalah banjir yang mengenangi rumah – rumah warga yang ada di wilayah tersebut Sabtu (30/12/2023).

Hal ini sebagaimana disampaikan Suhardi,warga Kampung Mengkapan kepada wartawan mengaku,kami kesal kepada pihak Perusahan BOB dan BSP karena sejauh ini tidak ada tindakan yang pasti untuk melakukan Normalisasi di kanal-kanal milik mereka sampai sekarang kanal tersumbat sehingga debit air meluap akibat kanal-kanal Itu tersumbat dan tidak di bersihkan Ungkap Suhardi ini dengan nada kesal.

Menurut Suhardi,Banjir tersebut juga dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Kampung  Mengkapan sepekan terakhir,di tambah lagi dengan kurangnya kapasitas kanal-kanal untuk menampung penyaluran pembuangan air ke sungai,dan juga penyempitan alur sungai hingga mengakibatkan Sungai mengkapan meluap.

Akibat tingginya intensitas hujan yang turun, mengakibatkan meluapnya air Sungai sehingga puluhan rumah warga di Kampung Mengkapan terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 30 Centi Meter,”tutur Suhardi.

Harapan kami kepada pihak Perusahaan BOB dan BSP cepat tanggap dalam mencari Solusi dan mengatasi banjir yang terjadi.kerena saat ini curah hujan terus dan air semangkin naik dan merendam rumah penduduk jika lama-lama di tanggani bisa-bisa rumah di sini tenggelam. kanal di biarkanya jadi semak belukar sementara minyak di sedot terus cetus Suhardi yang saat ini memerlukan bantuan dari pihak BOB dan BSP maupun Pemkab Siak sambil berharap.

Ketua Rk setempat Kanang,kepada wartawan menjelaskan ” memang beberapa pekan ini, curah hujan begitu tinggi, tapi kalau saluran pembuangan air yang ada bisa teratasi dengan baik, maka dengan mudah air akan cepat surut, kami berharap pihak BOB bisa menormalisasi kanal-kanal mereka yang berada di sekitar pemukiman warga, 
Seperti yang kita lihat, kanal itu sudah puluhan tahun tidak pernah di bersihkan sehingga saluran pembuangan air menjadi terhambat,” Ungkap Kanang.

“Menurut dia,kalau kanal BOB itu di bersih kan maka bisa membantu untuk penyaluran air ke sungai, juga sungai mengkapan yg mengalami pendangkalan dan penyempitan bisa di cuci lagi,kami berharap pihak pemda bisa segera memberikan bantuannya” pinta kanang selaku Rk setempat.

Hal senada disampaikan Kepala Dusun (Kadus)  Supri saat di konfirmasi media ini juga berharap, masyarakat bisa bersabar, berdo’a dan ikhtiar, Semoga banjir bisa cepat surut,dan perekonomian masyarakat bisa normal kembali harapnya.

“Sementara itu Penghulu Kampung Mengkapan Muhir,saat di tanya,banjir yang melanda di wilayahnya itu melalui pesan di WhattSAP nya Sabtu 30 Desember 2023 membenarkan,banjir yang melanda di pemukiman warga mengkapan akibat curahan hujan yang cukup tinggi setiap hari berapa pekan ini ditambah air pasang laut bertahan,”Ujar Muhir. 

Penghulu Muhir mengatakan,titik rawan banjir di pemukiman warga tahun kemarin masih normal kerena sudah adanya pencucian kanal..namun ditahun ini curah nya hujan sangat tinggi membuat tempat turunnya air dari kanal itu cuma satu titik Sungai mengkapan, sebut Muhir.

“Menurut dia,Sungai Mengkapan sampai hari ini belum ada tindakan normalisasi dari Pemerintah (PU) yang sudah di janjikan kepada masyarakat dan sudah sampai lagi musim penghujan sekarang ini pungkasnya Muhir,Penghulu Kampung Mengkapan ini.

Reporter ; Adiriansyah, Ivan Team.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *