November 29, 2025 6:55 pm
7

Palangka Raya- Kepala Bapas Palangka Raya dan jajaran menghadiri kegiatan Panen Bersama Agribisnis Pertanian dan Perikanan “Ketapang Lapupala” yang diselenggarakan oleh Lapas Perempuan Palangka Raya sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden RI dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. (18/11/2025)

Kegiatan panen ini menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tidak hanya bersifat seremonial, melainkan merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, baik di lingkungan lapas maupun masyarakat luas. 

Melalui pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan, WBP dibekali keterampilan mengelola lahan, menanam, merawat, hingga memanen hasil pertanian. Selain meningkatkan kemampuan teknis, program ini juga menumbuhkan kepercayaan diri serta membangun karakter produktif para WBP.

Pada panen raya kali ini, berbagai komoditas berhasil dipanen, di antaranya sayur pokcoy, selada, kembang kol, cabai, serta ikan lele. Kepala Bapas Palangka Raya, Theo Adrianus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh WBP dan petugas yang telah bekerja keras dalam menjalankan program ini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bukti bahwa pembinaan yang tepat mampu membuka peluang bagi WBP untuk berkarya, mandiri, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Melalui pembinaan kemandirian Ketapang Lapupala ini, diharapkan keterampilan yang telah diperoleh para WBP dapat diterapkan secara berkelanjutan, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Program Ketapang Lapupala menjadi gambaran bahwa pemasyarakatan dapat berperan aktif dalam ketahanan pangan. Panen raya ini kembali menegaskan bahwa pemberdayaan WBP melalui kegiatan produktif mampu menciptakan nilai tambah, memperkuat kemandirian, serta menumbuhkan semangat kebermanfaatan yang berkelanjutan.

(Gito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *