
Medan|Genewstv.id
Narkoba adalah penghancur generasi muda bangsa dan musuh masyarakat yang wajib diberantas oleh Pemerintah
Narkoba yang sudah merajalela beredar di Indonesia khususnya Sumatera Utara seperti Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang dan Kota/Kabupaten lainnya,ucap Atan Gantar Gultom selaku Ketum Dpp.Lsm PAKAR pada Sabtu (23/08/2025) di cafe copy Kualanamu pada sejumlah Awak Media.
Peredaran Narkoba memang sudah sangat meresahkan dan merasa waspada para orang tua yang yang punya putra mereka dalam pergaulan sehar-hari,dan sama-sama kita ketahui intruksi sampai saat ini tentang gawat darurat akan Narkoba serta bertambahnya banyak lokasi-lokasi sarang Narkoba yang sudah sering digrebek oleh para penegak hukum tetapi tidak membuat efek jera bagi para Bandar maupun pemakai,malah semakin
terus beredar,jelas hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah dan masyarakat dalam kerja keras berupaya terus membrantasnya.
Seperti harapan Masyarakat kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut)terkhususnya pada Gubsu Pak Bobby Nasution jangan pernah tanggung-tanggung ataupun “Panas-panas seperti Taik Ayam ” dalam pelaksanaan Pemberantasan Narkoba di Sumut ini apapun dan siapun pembacking para Bandarnya,masyarakat Sumut tetap bersama mengawal Pak Gubsu,meskipun para Bandar-bandar Narkoba ini sangat jeli dan piawai dalam mengedarkan barang haram tersebut sampai kepada candu dan ketergantungannya para langganan (pemakai) yang tak memandang usia baik muda ataupun tua,jelas Ketum Dpp. Lsm PAKAR ini.
Melihat adanya gerakan dari Gubsu yang senergi dengan Kapoldasu beserta APH lainnya yang baru-baru ini melakukan Kolaborasi pemberantasan Narkoba juga turun langsung,jelas hal ini sangat baik respon oleh masyarakat terhadap tindakan Gubsu.
Masyarakat Sumatera Utara telah resah selama ini akibat dampak dari Narkoba yang telah merusak generasi penerus bangsa ini dan dimana-mana sudah sering kita lihat dan dengar banyak kejadian tawuran,pembegalan dan kejahatan- kejahatan sadis lainnya,masyarakat menilai adanya kejadian-kejadian sadis tersebut dikarenakan pemakai Narkoba dan tentunya hal ini harus diantisipasi bahkan diberantas oleh Pemerintah khususnya pada Kapoldasu juga pihak-pihak APH lainnya.
Yang mana selama ini terkesan dimata dan di Sosial Media Poldasu memang sudah bekerja tetapi Gantung-gantung dalam Pemberantasannya,issu juga beredar dalam tindakan penegakkan hukum dilapangan selalu terjadi tebang pilih terhadap para pelaku(Bandar Narkoba)dan sering tumbalnya pemakai,sehingga masyarakat maupun pemberitaan sering mengelu bahkan menduga prasangka buruk selalu terhadap kinerja dari Kapoldasu dalam menangani kasus-kasus pemberantasan jaringan terorganisir dengan rapi dalam permainan Narkoba khususnya di Kota/Kabupaten yang ada di Sumatera Utara ini yang makin marak peredaran Narkoba hingga banyaklah pupusnya harapan Bangsa ini terhadap Generasi Muda akibat dari Narkoba.
Dalam menanggapi Gerak Cepat Gubsu yang respek penanganan Narkoba juga langsung turun kelokasi dimana tempat markas dari Narkoba, Dpp Lsm PAKAR Indonesia yang di pimpin oleh Ketua Umum Atan Gantar Gultom, mengacungkan jempol dan memberikan apresiasi ,kesalutannya.
Dan hal ini diharapkan jangan sekedar pencitraan saja tanpa ada kelanjutannya,sehingga pemberantasan Narkoba ini betul-betul jadi program utama dalam memerangi para Pengedar (Bandar) diberantas sampai ke akar asal keberadaannya bisa terungkap,ucapnya.
“PERANGI NARKOBA
TETAPI GUBSU JUGA HARUS
MEMIKIRKAN PEMBINAAN GENERASI MUDA YANG RUSAK DAMPAK DARI NARKOBA”
Untuk penyelamatan generasi muda yang rusak dari dampak Narkoba, terjangkit kronis narkoba bila pencandu berat maka pembinaa (tempat rehabilitasi)yang layak telah disiapkan oleh Pemerintah bukan rehabilitasi milik swasta,harusnya jangan lagi ada pungutan-pungutan(biaya)ini dan itu, agar para narcobais bisa tertolong dan bisa diselamatkan,perlu penyampain ini pada Gubsu guna menyiapkan tempat rehabilatasi yang punya prospek ke depannya dan bila perlu disiapkan di salah satu pulau . bisa menjadi tempat yg mampu memperdayakan mereka
Seperti kegiatan pertanian.perikanan dan mungkin program dari Gubsu Bobby Nasution ini kedepannya akan menjadi contoh untuk Provinsi-provinsi lainnya di Indonesia,pungkas Atan Gantar Gultom.
(Tim)