Februari 14, 2026 5:27 am
3

Tapanuli Utara- Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah di Sumatera. Hal tersebut disampaikan dalam acara Penyerahan Bantuan Stimulan Rumah Rusak oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung. (Jumat, 13 Februari 2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Pratikno, didampingi Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon yang terlebi dahulu disambut oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M. Eng di Bandara Silangit. Sejumlah pejabat tinggi negara juga turut mengikuti kegiatan secara virtual, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Dalam sambutannya, Bupati Taput menyampaikan rasa syukur atas kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata kepedulian negara dalam memulihkan kondisi masyarakat pascabencana.

“Hari ini menjadi hari penuh sukacita karena kehadiran Bapak Menko PMK dan jajaran menunjukkan aksi nyata pemerintah untuk pemulihan pascabencana melalui pemberian bantuan stimulan rumah rusak,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia beserta seluruh jajaran kementerian/lembaga, TNI dan Polri, atas komitmen dan kerja cepat dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi. Ucapan terima juga disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara yang dinilai konsisten mendampingi pemerintah daerah sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang kepada 17.272 kepala keluarga yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari Kabupaten Tapanuli Utara, sebanyak 86 penerima bantuan hadir secara langsung sebagai perwakilan masyarakat terdampak.

“Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan harapan. Bukan sekadar perbaikan bangunan, tetapi pemulihan kehidupan bagi masyarakat,” tambah Bupati JTP Hutabarat.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan terhadap pemanfaatan dana stimulan rumah rusak ringan dan sedang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, sesuai ketentuan, serta benar-benar mendukung peningkatan kualitas hunian masyarakat penerima manfaat.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh daerah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk tetap optimis dan tangguh menghadapi tantangan. Ia menegaskan bahwa bencana tidak boleh mematahkan semangat, melainkan harus memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai fondasi untuk bangkit lebih kuat di masa mendatang.

“Bencana boleh datang menghadang, namun persatuan dan kebersamaan menjadi kekuatan untuk bangkit dan bertahan,” tutup Bupati. (Hentas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *