Januari 25, 2026 3:43 am
5

Karang Anyar -Genewstv.id
Privilege sering kali dibenturkan kepada Generasi Z sehingga akan timbulnya sebuah ketimpangan sosial yang terjadi dan akan menghasilkan generasi-generasi yang tidak mau berproses untuk masa depannya.

Dalam rangka membedah peran dari Generasi Z ini, Merintis Indonesia melaksanakan kegiatan Talkshow Merintis Indonesia yang bertemakan “Generasi Z bisa apa sih untuk Indonesia?” di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan ini dihadiri lebih dari 300 anak muda yang terdiri dari beragam organisasi dan forum serta komunitas kepemudaan di Kabupaten Karanganyar.
Talkshow ini sangat disambut baik dan antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut yang membahas peran para Generasi Z ini untuk Indonesia, karena Generasi Z harus memiliki peran seperti yang diungkapkan oleh Kreator Digital, Boby Aditia P

“apapun itu jika tidak setuju, maka kritiklah dengan adab, maka ada tiga hal yang menjadi kunci dan harus diperhatikan oleh Gen Z yaitu Intelligence Quotient, Emotional Quotient, Emotional Spirit Quotientnya.
Dalam hal ini Gen Z tidak diragukan lagi soal Intelligence Quotientnya melainkan bagaimana memahami mengenai Emotional Quotientnya dan Emotional Spirit Quotientnya “

Selaras dengan Boby, Luky Tri Sasongko yang merupakan pegiat dari Oemah Generasi Peduli turut memberikan pandangan bahwa
Generasi Z ini adalah generasi yang liar dalam arti liar ini bahwa generasi Z mampu menerobos segala lini masa tapi bukan menerobos aturan.

Karena keliaran ini generasi Z harus mampu menjadi social control di masyarakat, selain itu gen z juga harus menjadi social defence atau generasi yang melindungi masyarakat terutama dari kejahatan KKN yaitu Korupsi, Kolusi dan Nepotisme” ucap sang pegiat Oemahgepe.id Luky Tri Sasongko

Sunu Prasetya selaku Direktur PT. Solo Jala Buana atau SoloNET juga turut mengomentari peran Generasi Z ini

“Media Sosial menjadi kehidupan baru yang dijalani Generasi Z untuk menampilkan kebebasan dalam kretivitas dalam berbagai bidang yang diminati, tidak jarang banyak pula yang melahirkan start up baru untuk menjawab tantangan global, namun sayangnya sebagai Generasi muda kita harus menjaga marwah bangsa Indonesia dengan kesantunan dan kesopanannya serta menghargai perbedaan di media sosial” beber Sunu Prasetya

Reporter : Wagiono Ardiansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *