
Tebing Tinggi – 17 Februari 2025 Lurah Bandarsono, Kota Tebing Tinggi, dengan tegas menyatakan bahwa permainan ketangkasan yang diselenggarakan di Perumahan Citra Harapan bukanlah bentuk perjudian, melainkan murni sebuah permainan ketangkasan yang bertujuan untuk hiburan semata. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh Kepala Lingkungan (Kepling), Babhinkantibmas, serta perwakilan dari Polres Tebing Tinggi.
Lurah Bandarsono menegaskan bahwa pengelola permainan ketangkasan tersebut telah mendapatkan izin resmi dari pihak berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga kegiatan ini sah secara hukum. “Kami memastikan bahwa permainan ini adalah kegiatan rekreasi dan hiburan yang positif bagi masyarakat, bukanlah kegiatan yang berpotensi merugikan atau terkait dengan perjudian,” ujar Lurah Bandarsono dalam kesempatan tersebut.

Lebih lanjut, Lurah Bandarsono menjelaskan bahwa permainan ketangkasan yang ada memang menggunakan mesin. Setiap pemain yang berhasil menang dalam permainan tersebut akan mendapatkan tiket. Tiket yang didapatkan tersebut dapat ditukar dengan berbagai macam hadiah menarik yang telah disesuaikan dengan jumlah tiket yang dimiliki oleh pemain. “Hadiah yang tersedia di sini bervariasi, dan setiap pemain memiliki kesempatan yang sama untuk meraih hadiah sesuai dengan keberhasilannya dalam permainan,” tambahnya.
Menurutnya, masyarakat diharapkan tidak terpengaruh atau terpropokasi oleh isu-isu yang tidak jelas mengenai kegiatan yang berlangsung di lokasi tersebut. “Kami ingin menegaskan kepada semua pihak bahwa ini adalah permainan yang dirancang untuk memberikan hiburan, bukan sesuatu yang merugikan atau menyalahi aturan,” tambahnya.

Pernyataan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Kepling dan Babhinkantibmas, yang hadir sebagai saksi untuk memberikan jaminan bahwa permainan ketangkasan tersebut benar-benar sah dan sesuai dengan prosedur. Polisi dari Polres Tebing Tinggi pun turut menegaskan hal yang sama.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami tujuan dari kegiatan ini yang bersifat hiburan dan rekreasi, serta tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (Red)