Tebing Tinggi- Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi melalui Bagian Perekonomian dan SDA Setdako bersama stakeholder terkait mengikuti rakor (rapat koordinasi) Pengendalian Inflasi secara virtual, Senin (15/07/2024) di ruang kerja Wali Kota lantai IV gedung Balai Kota Jln. Dr. Sutomo No. 14.
Rakor yang rutin dilaksanakan setiap minggunya oleh Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) RI ini, dipimpin langsung Mendagri RI Jend. Pol. Purn. Muhammad Tito Karnavian dan dikuti Kepala Daerah Gubernur, Bupati dan Wali Kota serta TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) dan stakeholder terkait.
Dalam paparannya, Mendagri RI menyampaikan, bahwa tingkat inflasi di Indonesia mengalami penurunan signifikan pada bulan Juni 2024, mencapai angka 2,51 persen. Angka ini menunjukkan perbaikan dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencatat inflasi sebesar 2,84 persen.
Namun demikian, ujar Mendagri RI, angka inflasi 2,51 persen di nasional tidak menggambarkan angka inflasi di daerah. Berdasarkan data dari BPS, masih terdapat beberapa daerah yang angka inflasinya cukup tinggi.
Posisi pertama angka inflasi tertinggi di duduki oleh Papua Pegunungan dengan angka inflasi 5,65 persen. Kemudian, disusul oleh Sulawesi Utara 4,42 persen dan Papua Tengah 4,39 persen.
“Yang diatas angka 2,51 persen, mulai Bali hingga Papua Pegunungan saya minta betul-betul lakukan rapat dan laksanakan 9 langkah yang sudah kita rumuskan. Kemudian, Bangka Belitung ini konsisten paling rendah, saya ucapkan terima kasih,” ujar Mendagri RI.
Sementara, Menteri Pertanian (Mentan) RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. yang turut hadir mengungkapkan, jika pada Minggu I Juli 2024 komoditas yang mengalami kenaikan meliputi, cabai rawit, minyak goreng dan daging ayam ras.
“Untuk di Minggu kedua sendiri komoditi yang mengalami kenaikan meliputi cabai rawit, minyak goreng dan beras,” papar Mentan RI.