Januari 28, 2026 10:50 pm
koferensi-pers-

Koferensi pers Satgas Pemberantasan Judi Daring Polri (Rumondang/detikcom)

Jakarta-Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Daring Polri berhasil membongkar jaringan pelaku judi online, mengungkap tiga situs judi selama Mei dan Juni. Wakil Ketua Harian Penegakan Hukum Satgas Pemberantasan Judi Online, Komjen Wahyu Widada, menyatakan bahwa 18 tersangka ditangkap dalam tiga operasi tersebut.

“Telah dilakukan pengungkapan terhadap tiga kasus judi online melalui situs 1XBET, W88, dan Liga Ciputra,” kata Komjen Wahyu dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2024).

Wahyu Widada merinci bahwa dalam pengungkapan kasus judi online di situs 1XBET, sembilan orang tersangka ditangkap. Pada situs W88, tujuh orang tersangka diamankan. Sedangkan untuk situs Liga Ciputra, dua tersangka ditahan.

“Praktik perjudian online di situs Liga Ciputra diungkap pada 11 Juni 2024 oleh Polda Metro Jaya dengan menangkap dua orang tersangka,” ujarnya.

Kabareskrim Polri itu menjelaskan bahwa modus operandi yang digunakan para pelaku di ketiga situs judi online tersebut hampir sama. Mereka melakukan kegiatan melawan hukum ini secara kolektif dan turut membuat sistem pembayaran judi online.

“Mereka menyediakan sarana sistem pembayaran deposit dan withdraw pada ketiga situs judi online tersebut,” jelasnya.

Dia juga menyebut bahwa para tersangka menyamarkan pembayaran judi online ini melalui transaksi di luar negeri, serta memanfaatkan alat pembayaran melalui kripto dan money changer.

“Alat pembayaran dibuat di Indonesia dengan rekening bank yang ada di Indonesia, sementara tokennya dikirim melalui ekspedisi dan dioperasionalkan dari luar negeri. Ini dilakukan untuk menyamarkan transaksi keuangan,” tambahnya.

Dari para tersangka, disita barang bukti berupa akun platform perdagangan kripto dengan jumlah aset sebesar Rp 13,5 miliar, serta uang tunai miliaran rupiah.

“Uang tunai yang disita sebesar Rp 4,7 miliar, tiga unit mobil, 114 unit handphone, 96 buku rekening, 145 kartu ATM, sembilan unit laptop, dan lima unit token,” kata Wahyu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *