Februari 22, 2026 7:24 pm
4

Medan- Kondisi infrastruktur Jalan di Kawasan Industri Medan (KIM) II Mabar, kian memprihatinkan. Minim nya penerangan Meski pengelolaan retribusi melalui gate pass tetap berjalan normal,  tanpa perbaikan serius dari pihak pengelola.sabtu(21/02)

​Jalan Berlubang Hanya Ditandai Traffic Cone berdasarkan pantauan Wak media di lapangan, sejumlah titik jalan di wilayah KIM II Mabar mengalami kerusakan parah berupa lubang yang cukup dalam dan permukaan jalan yang bergelombang.

Ironisnya, alih-alih dilakukan tambal sulam ulang, lubang-lubang yang membahayakan pengendara tersebut hanya ditandai dengan traffic cone (kerucut lalu lintas) dan dahan pohon sebagai penanda darurat.

​”Sangat berbahaya bagi penguna jalan saat melintas  di malam hari. di kerna  kan adanya  Lubang besar, lubang tersebut hanya diberi tanda kerucut saja. Kalau kita tidak jeli, bisa fatal bila  kecelakaan dengan kondisi jalan Yang rusak dan minimnya penerangan jalan Umum (PJU),” ujar salah satu pengguna jalan Syahrul (30 ) yang kerap melintas  di kawasan tersebut.


​Banyak lampu penerangan yang terpantau putus atau padam, membuat kawasan industri ini gelap gulita saat di malam hari.


Ke Mana Aliran Dana Retribusi ​Padahal, setiap kendaraan yang masuk ke kawasan ini diwajibkan membayar retribusi gate pass dengan tarif yang bervariasi:

​Mobil/Minibus: Rp 3.000,-
​Box/Bus/Roda 6: Rp 5.000,-
​Truk Roda 8-12: Rp 10.000,-
​Truk Roda 14 ke atas: Rp 15.000,-

​Melihat besarnya potensi pendapatan dari ribuan kendaraan yang melintas setiap harinya, muncul pertanyaan besar di tengah masyarakat mengenai alokasi dana tersebut.

(To)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *