
Deli Serdang -Genewstv.id
Sungguh sangat miris dan memprihatinkan,Dunia Pendidikan Kabupaten Deli Serdang kembali tercoreng oleh ulah oknum di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Bagaimana tidak ‘PKBM Mandiri Cerdas Muslimat diduga menyelewengkan dana bantuan untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan lebih parahnya lagi, Diduga melakukan diskriminasi terhadap orang tua murid.
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mandiri Cerdas Muslimat yang beralamat di Dusun Cempaka, Gang 11 Desa Beringin Kecamatan Beringin, mendapat Bantuan Beasiswa Rp.600.000’/Siswa Dari eks Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan pada saat menjabat, yang diberikan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Diduga Di Selewengkan.
Saat dikonfirmasi, Operator Yayasan Berinisial R menerangkan Bantuan Rp.600.000′ ditujukan untuk 18 Siswa ABK yang didaftarkan, Namun pada saat Bantuan turun, Siswa ABK sudah berjumlah 26 orang, karena adanya murid baru.
Agar semua murid bisa mendapatkannya, maka bantuan tersebut dibagi secara merata. Namun yang seharusnya setiap murid mendapatkan Rp.415.000′ tapi siswa hanya menerima Rp.315.000′, karena dipotong untuk diberikan kepada guru yang mengajar, ucapnya operator yayasan berinisial R dan juga diberikan orang tua siswa secara sukarela.
Terpisah”, Menurut orang tua siswa bantuan untuk Anak Berkebutuhan Khusus(ABK) itu dibagi tidak sama jumlahnya, ada yang mendapat Rp.315.000 dan ada juga yang mendapat Rp.100.000, Sebut orang tua siswa.
Dugaan Penyelewengan yang dilakukan oleh oknum di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tersebut sangat jelas saat Anak Berkebutuhan Khusus mendapat Bantuan melalui orang tua sebesar Rp.600.000′, Namun ada yang hanya mendapat Rp.100.000′.
Diminta kepada pihak yang terkait maupun Aparat Penegak Hukum(APH), agar memeriksa Kepala Sekolah dan Guru berinisial R, L, N, Y, yang mengajar Di PKBM Mandiri Cerdas Muslimat yang diduga mendiskriminasi orang tua siswa, agar mengatakan bantuan tersebut sudah dibagikan sesuai jumlahnya dan juga atas Dugaan penyelewengan Dana bantuan untuk Anak Berkebutuhan Khusus(ABK).
Reporter :W.Ardiansyah