Januari 28, 2026 10:50 pm
-jakarta

Ilustrasi foto lokasi peristiwa ANTARA/Ujang Zaelani

Lombok-Seorang pria berinisial MNA (30) dari Kembang Sari, Selong, Lombok Timur, tega membunuh istrinya sendiri. Korban, berinisial LS (29), tewas akibat serangan parang oleh suaminya.

LS ditemukan tewas mengenaskan bersimbah darah dengan luka tebasan di rumahnya. Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Dharma Yulia Putra, menjelaskan bahwa pelaku nekat membunuh istrinya karena menuntut korban membantu melunasi utangnya kepada seorang calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang gagal diberangkatkan. Pelaku diketahui sebagai calo TKI. Sebelum pembunuhan, pelaku dan korban diduga sempat bertengkar. Polisi masih menggali keterangan dari pelaku.

“Untuk dugaan sementara, utang tersebut terkait pengiriman TKI. Kami terus mendalami dengan meminta keterangan pelaku,” kata AKP I Made Dharma saat dikonfirmasi pada Jumat malam, 21 Juni 2024.

Dalam keseharian, pelaku dan korban juga bekerja sebagai honorer di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Timur. Made menjelaskan bahwa seorang saksi yang juga tetangga mencurigai sikap pelaku karena meminjam parang. Setelah meminjam, pelaku kemudian pergi tanpa sepatah kata pun.

Saksi yang curiga dengan gelagat pelaku pun mencoba menghubungi ibu korban. Dia menceritakan kepada ibu korban bahwa menantunya meminjam parang dengan kondisi yang tidak biasa.

Atas permintaan orang tua korban, saksi pergi ke rumah LS untuk memeriksa kondisi di sana. Ketika itu, korban tidak keluar dari rumah. Saksi mencoba mendobrak pintu rumah korban dan terkejut melihat korban sudah terkapar dengan beberapa luka mengenaskan di bagian leher.

“Saksi menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia dengan sejumlah luka di bagian leher,” kata Made.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *