Maret 10, 2026 6:03 pm
1

Foto/Gunung Agung Bali

Bali- Seorang Warga Negara Asing (WNA) yang belum diidentifikasi ditemukan meninggal di puncak Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali. Orang tersebut diduga naik Gunung Agung tanpa bantuan pemandu.

Penemuan mayat WNA di Gunung Agung menjadi perbincangan di media sosial Twitter atau X. Sebuah unggahan di media tersebut menampilkan tangkapan layar pesan Instagram dari seseorang yang menemukan mayat saat mendaki Gunung Agung. Pengirim pesan tersebut juga memberikan koordinat lokasi penemuan mayat.

I Nyoman Sidakarya, Kepala Basarnas Bali, mengatakan mayat ditemukan pada koordinat 8°20’31.12″S – 115°29’35.81″E, dengan ketinggian sekitar 2833 meter di atas permukaan laut, pada hari Selasa (12/3) siang. Korban terlihat mengenakan jaket dan celana panjang berwarna hitam, memiliki rambut putih beruban, dan membawa tas hijau. Evakuasi korban masih dalam proses.

Sidakarya mengklaim tidak ada yang mengetahui kapan korban mulai mendaki Gunung Agung. Meskipun pemerintah setempat telah melarang pendakian di jalur resmi karena adanya upacara keagamaan “Ida Batara Turun Kabeh”, korban diduga mendaki tanpa mendaftar, tanpa pemandu, dan melalui jalur yang tidak resmi.

“Pukul 17.00 WITA, dua pemandu lokal mulai mendaki melalui Pengubengan. Setelah lebih dari dua jam perjalanan, mereka tiba di lokasi penemuan mayat. Namun, cuaca di lokasi sangat berkabut dan angin kencang, sehingga evakuasi tidak mungkin dilakukan malam itu,” ungkapnya.

“Pagi ini, tim SAR gabungan mulai bergerak dari Pos Pengubengan pukul 03.00 WITA. Perjalanan normal pergi dan pulang membutuhkan sekitar enam jam, namun evakuasi mayat akan memakan waktu lebih lama,” tambahnya.

Operasi SAR ini melibatkan 10 personil dari Pos SAR Karangasem, serta anggota kepolisian dan BPBD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *