GENEWS.TV-BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Lombok mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem di NTB pada periode 5 – 11 April 2024, menjelang perayaan Idulfitri 1445 Hijriah.
Kepala Stasiun Meteorologi ZAM Lombok, Satria Topan Primadi, mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem ini disebabkan oleh beberapa fenomena atmosfer yang mendukung pembentukan awan hujan yang intens. Salah satunya adalah adanya Bibit Siklon Tropis 96S di Samudra Hindia selatan Pulau Sumba dengan potensi menjadi siklon tropis.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah NTB, terutama pada pagi hingga dini hari. Selain itu, terdapat potensi gelombang tinggi di perairan NTB, dengan ketinggian gelombang berkisar antara 1.25 – 4.0 meter.
Berdasarkan kondisi ini, BMKG mengeluarkan enam rekomendasi, antara lain memastikan infrastruktur dan tata kelola sumber daya air siap menghadapi peningkatan curah hujan, melakukan penataan lingkungan untuk mengurangi risiko bencana, serta meningkatkan sosialisasi dan koordinasi antarpihak terkait dalam mengantisipasi bencana hidrometeorologi.
Terkait pemantauan cuaca, BMKG mendorong untuk terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem, dengan detail yang lebih rinci untuk setiap kecamatan di seluruh wilayah NTB.