Agustus 26, 2026 10:24 pm
9

TAPANULI SELATAN- Bupati Tapanuli Selatan H.Gus Irawan Pasaribu Menegaskan Tidak Boleh Ada Lagi Lahan Pertanian Yang Dibiarkan Menganggur , Pemkab Tapsel Telah Menyediakan Dukung Pemodalan Bagi Petani Melalui Bank Sumut Dengan Bunga 0 Persen Pada Tahun Pertama.

Penegasan itu disampaikan Bupati Saat Menghadapi Pesta Panen Raya jagung di Desa Damparan Haunatas, Kecamatan Saipar Dolok Hole(SDH), Sabtu (8/8/2026).

Gus Irawan Mengatakan, Mengembangkan Jagung Menjadi Salah satu Upaya Pemkab Tapsel Meningkatkan Kembali Produktivitas Pertanian Dan Pertumbuhan ekonomi Daerah Yang Terdampak Bencana Banjir Dan Longsor Pada 25 November 2025, Bencana Tersebut Menyebabkan Lebih Dari 3.000 Hektare Sawah Gagal Panen.

“Tidak Boleh Ada Lagi Alasan Lahan Menganggur, Kalau ada Tanah Yang tidak Ditanami, Mari Kita Produktif kan, Pemerintah Sudah Menyiapkan Modalnya,” Tegasnya.

Menurut Bupati Gerakan 10.000 Hektare Jagung Terus Didorong Untuk Mengoptimalkan potensi Lahan Yang Ada, Desa Damparan Haunatas Dinilai Berpotensi Menjadi Salah satu Sentra Pengembangan Jagung, Karena Masih Memiliki Puluhan Hektare Lahan Yang Dapat Dikembangkan.

Untuk Mempercepat Memperluas Areal Tanam, Pemkab Tapsel Juga Mendorong Mekanisasi Pertanian, Termasuk Menyediakan Alat Berat, Mesin Rotary Dan Mesin Pemipil jagung, Namun Pembukaan Lahan Juga Harus Memperhatikan Status Dan Ketentuan Kawasan, Termasuk Memperhatikan Lahan Berada Di Area Pengunaan Lain (APL).

Bupati Menyampaikan, Persoalan Modal tidak Boleh lagi Menjadi Kendala Bagi Petani Dan Pelaku UMKM, Melalui Dukungan Pembiayaan Pascabencana Bank Sumut Menyiapkan Kredit Dengan Bunga 0 Persen Pada 2926, Kemudian Bunga 3 Persen Pada Tahun Berikutnya Sesuai Program Yang Berlaku.

“Modalnya Harus Disiapkan, Cara Berproduksinya Harus Diajarkan, Dan Hasil Produksinya Harus Ada Jaminan pasarnya, Baru Program Itu Bisa Berjalan Dan Berhasil,” Ujar Gus Irawan.
(Jerri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *