Palangka Raya- Menindaklanjuti Surat dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor SEK-UM.01.01-71 perihal Undangan Focused Group Discussion, Bapas Palangka Raya ikuti undangan Focused Group Discussion (FGD) Laporan Akhir mplementasi Program Ketahanan Pangan pada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia secara daring, diikuti seluruh jajaran pegawai pada Selasa, 23/06/2026.
Kegiatan FGD dilaksanakan secara terpusat dilaksanakan di Aula Jusuf Adwinata Lantai I, Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang turut dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto beserta jajaran, anggota Komisi XIII DPR RI, Direktur Pangan dan Pertanian serta rekan-rekan jurnalis.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Imigrasi dan Pemasyarakatan, dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC serta doa bersama, dilanjutkan dengan penayangan Video Selayang Pandang Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung Asta Cita Presiden dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Demografis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia atas dukungannya terhadap program ketahanan pangan. Hasil ini memberikan gambaran yang objektif mengenai pencapaian, potensi, tantangan, serta rekomendasi yang perlu menjadi perhatian bersama. Hasil peningkatan ini juga menunjukkan bahwa program yang telah berjalan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, baik dari aspek produktivitas, pemberdayaan sumber daya manusia, maupun kontribusinya terhadap ekonomi lokal serta potensi kontribusinya secara nasional.
“FGD ini menjadi ruang bersama untuk melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap implementasi program yang telah berjalan, mengidentifikasi berbagai capaian yang telah diraih dan hambatan yang masih dihadapi, serta menghasilkan rekomendasi dan strategi implementasi guna mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Program ketahanan pangan tersebut merupakan bagian dari Asta Cita Presiden yang selaras dengan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian, perikanan, dan peternakan yang turut melibatkan warga binaan pemasyarakatan”, pungkas Agus.
Kepala Bapas Palangka Raya, Theo Adrianus menyampaikan bahwa program ketahanan pangan di bidang Pemasyarakatan bukan hanya sekedar kegiatan produksi, melainkan sebagai bentuk dukungan dalam pembinaan ekonomi yang tertib dan akuntabel.
“Program ketahanan pangan di setiap satuan kerja Pemasyarakatan tidak hanya berperan sebagai pembinaan yang dinilai dari hasil, namun sebagai proses seperti disiplin, keterampilan dan tanggung jawab”, ujar Theo.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan peserta FGD, sesi foto bersama dan apresiasi kepada peserta atas kontribusi dan partisipasi dalam kegiatan ini.
(Gito)