Juli 31, 2026 3:34 am
1

Jakarta- Rapat Kerja Pengurus Parsadaan Pomparan Somba Debata (PPSD) Indonesia di PUJA Bumi Kenduri, Jakarta Selatan, tidak hanya membahas penguatan organisasi melalui pembentukan koperasi dan yayasan, tetapi juga memberikan perhatian khusus terhadap penguatan peran perempuan dalam organisasi melalui *Bidang Pemberdayaan Perempuan PPSD Siahaan & Boruna Indonesia, .27 Juli 2026

Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran Bidang Pemberdayaan Perempuan, yaitu Ny. Drs. Teddy Robinson Siahaan, M.B.A./Susy br. Hasibuan selaku Ketua,Ny. Drs. Sinthon L Siahaan/ Dra. Santa Br Tambunan selaku Wakil Ketua, Ny. Sudung Siahaan/Arliana br. Sianaga, Ny. Nelson Siahaan/Rosianna br. Aritonang, Ny. Ronald Siahaan/Yenni br. Purba sebagai anggota, serta Ny. Briston Siahaan/ Lumongga Br Siagian

Dalam forum tersebut, Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan PPSD Siahaan & Boruna Indonesia, Ny. Drs. Teddy Robinson Siahaan, M.B.A./Susy br. Hasibuan, menyampaikan berbagai gagasan strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam organisasi melalui program-program yang berorientasi pada peningkatan kapasitas, kesehatan, dan kemandirian ekonomi.

Beliau mengusulkan agar Bidang Pemberdayaan Perempuan menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga pemerintah, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, hingga perusahaan swasta, khususnya yang bergerak di bidang kesehatan, kecantikan, kewirausahaan, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan program yang berkesinambungan, mudah diakses, dan dapat dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

Program-program yang diusulkan antara lain meliputi:

  • Pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan kesehatan perempuan.
  • Pelatihan kewirausahaan dan pengembangan UMKM bagi perempuan.
  • Pelatihan kecantikan dan keterampilan berbasis ekonomi kreatif.
  • Seminar parenting, pendidikan keluarga, dan penguatan karakter generasi muda.
  • Pengembangan kepemimpinan perempuan dalam organisasi dan masyarakat.
  • Kemitraan dengan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Menurut Ny. Susy br. Hasibuan, pemberdayaan perempuan harus menjadi gerakan yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga, melestarikan nilai-nilai budaya, sekaligus mendorong kemajuan organisasi. Karena itu, program pemberdayaan harus dirancang secara berkesinambungan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh Boru Siahaan di Indonesia.”

Dalam kesempatan yang sama, Bidang Pemberdayaan Perempuan PPSD Siahaan & Boruna Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PPSD Indonesia, Kombes Pol (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H. atas inisiatif strategis yang tengah dipersiapkan, yakni pembentukan Yayasan PPSD Indonesia dan *Koperasi PPSD Indonesia.

Menurut jajaran Bidang Pemberdayaan Perempuan, kedua program tersebut merupakan langkah visioner yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga besar Pomparan Siahaan. Program beasiswa dinilai akan membuka kesempatan pendidikan bagi generasi muda yang berprestasi maupun yang membutuhkan, sedangkan koperasi diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi keluarga besar PPSD.

Ketua Umum PPSD Indonesia menyambut baik berbagai masukan tersebut dan menegaskan bahwa organisasi akan memberikan ruang yang luas bagi keterlibatan perempuan dalam setiap program strategis.

“Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam membangun organisasi yang kuat dan berdaya saing. Gagasan-gagasan yang disampaikan Bidang Pemberdayaan Perempuan menjadi masukan yang sangat berharga untuk melahirkan program yang tidak hanya bermanfaat bagi anggota PPSD, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.”

Rapat Kerja PPSD Indonesia kemudian menyepakati agar Bidang Pemberdayaan Perempuan menyusun program kerja nasional yang dapat diimplementasikan secara bertahap oleh seluruh pengurus daerah dan cabang di Indonesia, sehingga kegiatan pemberdayaan perempuan menjadi salah satu pilar utama dalam pengembangan organisasi PPSD Indonesia.

Melalui sinergi tersebut, PPSD Indonesia menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang semakin inklusif, adaptif, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh keluarga besar Pomparan Siahaan, termasuk melalui peningkatan kualitas dan peran strategis perempuan sebagai penggerak keluarga, organisasi, dan pembangunan bangsa.
(Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *