Oktober 5, 2026 4:02 pm
1

Tapanuli Selatan- Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu Menerima Kunjungan Tim Supervisi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi Dan Rekontruksi Pasca Bencana Alam ( Satgas PRR ) Propinsi Aceh, Sumatera Utara Dan Sumatera Barat Dikantor Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok Kamis (1/10/2026).

Pertemuan Tersebut Menjadi Momentum Penting Untuk Menyalakan Sekaligus Memperkuat Koordinasi Percepatan Pemulihan Pascabencana Di Kabupaten Tapanuli Selatan, Rapat Membahas Sejumlah Indikator Pemulihan Pemerintahan Dan Kemasyarakatan, Kemajuan Pembangunan Sarana Dan Prasarana Penanganan Masyarakat Terdampak Hingga Sinkronisasi Data Dan Program Antara Pemerintah Daerah Satgas PRR, Kementerian/Lembaga Dan Pihak Terkait.

Dalam Pertemuan itu Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu Pentingnya Kesamaan Data, Komunikasi Yang Intensif Serta Koordinasi Lintas Kewenangan Agar Berbagai Program Rehabilitasi Dan Rekontruksi Yang Telah Disorot Pemerintah Dapat Benar benar Memberikan Manfaat Kepada Masyarakat.

” Yang Terpenting adalah Fakta Riil Dilapangkan, Data Harus Sama Detail Sehingga Kita Bisa Mengetahui Apa Sudah Dikerjakan Dan Apa yang Masih Kurang Serta Apa yang Harus Kita Kejar Bersama,” ujarnya Bupati Tapsel.

Bupati juga Menyoroti Perlunya Sinkronisasi Program Antar Kementrian Dan Lembaga Terutama Ketika Terdapat Pekerjaan Yang Berada Pada Lokasi Kawasan Yang Sama Namun Menimbulkan Kewenangan Yang Berbeda, Menurutnya Koordinasi Tersebut Penting Agat Tidak Terjadi Tumpang Tindih Pekerjaan Maupun Ketidaksesuaian Penanganan Dilapangkan.

Selain Perumahan Bagi Masyarakat Terdampak Pembahasan Juga Mencakup Fasilitas Pendidikan, Fasilitas Kesehatan, Rumah Ibadah, Jalan, Pasar Dan Jembatan, Normalisasi Sungai, Persawahan Serta Pemulihan Aktivitas Ekonomi Masyarakat.

Dalam Kesempatan Tersebut Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan Juga Menyampaikan Sejumlah Persoalan Yang Masih Memerlukan Dukungan Dan Penanganan Bersama, Termasuk Kerusakan Infrastruktur Dengan Kondisi Medan Yang Cukup Berat, Lahan untuk Pembangunan Fasilitas Umum, Serta Penanganan Areal Persawahan Yang Terdampak Bencana.

Sekretaris Daerah Tapanuli Selatan H. Sofyan Adil Siregar Dalam Paparannya Juga Menjelaskan Perkembangan Rehabilitasi Dan Rekontruksi Disejumlah Sektor.

Sementara itu Tim Pengawas Satgas PRR, Memaparkan Hasil Pemantauan Terhadap Sejumlah Indikator Pemulihan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Pemantauan Tersebut Mencakup 13 Indikator Yang Digunakan Untuk Perkembangan Rehabilitasi Dan Rekontruksi Pasca Bencana.

Kepala Koordinator Sumatera Utara Satgas PRR Brigjen Fadjar Tjahjono, Melalui Tim Supervisi Yang Dipimpin Bersama Unsur Satgas PRR, Menekankan Pentingnya Kolaborasi Antara Pemerintah Daerah Dan Kementrian/Lembaga Memastikan Pekerjaan Pasca Bencana Berjalan Sesuai Kebutuhan Masyarakat.

Tim Pengawas Yang Bertugas Di Sumatera Utara Pada 28 September Hingga 2 Oktober 2026 Tersebut Terdiri Atas Brigjen Fadjar Tjahjono, Kolonel Inf Tamimi Hendra Kesuma, Kapten Inf Deby Gustian, Sertu Aulia Dwi Nugroho Dan Serda Rafii Naadir.

Dalam Pertemuan itu Turut Hadir Wakil Bupati Tapanuli Selatan H.Jafar Syahbudin Ritonga, Anggota DPRD Tapsel Irmansyah Siregar, Para Asisten Serta Sejumlah Pimpinan OPD Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan. (jerri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *