Mei 19, 2026 2:20 am
11

Simalungun, 18 Mei 2026- Kekecewaan masyarakat Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, kembali memuncak setelah layanan internet milik PT Fiberindo Telco Persada kembali mengalami gangguan total, Ironisnya, gangguan tersebut terjadi tepat di saat sejumlah pelanggan baru saja melakukan pembayaran iuran bulanan.

Warga menilai pihak perusahaan terkesan tidak serius dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Sebab, gangguan jaringan disebut bukan pertama kali terjadi, bahkan sudah berulang kali dikeluhkan masyarakat. Namun hingga kini, tidak ada bentuk pertanggungjawaban maupun kompensasi yang diberikan kepada pelanggan yang dirugikan.

Masyarakat mengaku bingung harus mengadu kemana karena pelayanan pengaduan dinilai tidak jelas. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pihak perusahaan hanya memberikan jawaban singkat:

“Sebentar ya pak di cekk”
Kemudian disusul pesan:

“Pak ini sudah dicek didaerah bapak los semua wifi, malam ini diusahakan diperbaiki ya pak.”

Jawaban tersebut justru memicu kekecewaan pelanggan karena dianggap tidak memberikan kepastian, sementara masyarakat tetap diwajibkan membayar tagihan bulanan secara penuh meski layanan tidak dapat digunakan.

“Kalau telat bayar, pelanggan langsung ditagih. Tapi ketika wifi mati total seperti ini, tidak pernah ada pengurangan biaya ataupun kompensasi. Kami merasa dirugikan,” ungkap salah seorang pelanggan dengan nada kesal.

Persoalan ini mendapat sorotan dari Aktivis sosial sekaligus pemerhati masyarakat, Ramlan Sirait, meminta pemerintah setempat segera memanggil dan menyurati pihak PT Fiberindo Telco Persada agar bertanggung jawab atas kerugian pelanggan.

“Perusahaan jangan hanya datang mencari keuntungan dari masyarakat, tetapi abai terhadap pelayanan. Ini menyangkut hak pelanggan. Kalau jaringan terus bermasalah dan masyarakat terus dirugikan tanpa tanggung jawab yang jelas, maka kami akan membawa persoalan ini ke pihak terkait untuk ditindaklanjuti,” tegas Ramlan Sirait.

Ia juga menilai, pelayanan internet yang terus bermasalah dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat, terutama anak sekolah, pelaku usaha kecil, hingga kebutuhan komunikasi warga sehari-hari.

Masyarakat Nagori Tangga Batu kini berharap adanya tindakan tegas dari pemerintah maupun instansi terkait agar perusahaan penyedia layanan internet tidak semena-mena terhadap pelanggan dan lebih mengutamakan kualitas pelayanan dibanding sekadar penagihan bulanan. (sigiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *