April 14, 2024 1:43 am

Simalungun

Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Polsek Bangun Polres Simalungun bersama Personel TNI menggelar kegiatan pengamanan dan monitoring pada Selasa, 20 Februari 2024. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, dimulai pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai.

Berdasarkan Surat Perintah Kapolres Simalungun Nomor: SPRIN/235/II/OPS.1.1.1/2024 R/RENOP/ tanggal 8 Februari 2024, pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas dan keamanan proses demokrasi di Indonesia, sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002.

Pelaksana tugas (Padal) Kecamatan Gunung Malela, Ipda R. Simanjuntak, bersama tim, melakukan monitoring langsung terhadap proses Rapat Pleno Rekapitulasi penghitungan suara yang sedang berlangsung di kantor PPK Kecamatan Gunung Malela. Rekapitulasi pleno tersebut telah memulai pembahasan berbagai Nagori di kecamatan tersebut.

Dalam sesi rekapitulasi kali ini, beberapa Nagori telah selesai melaporkan hasil penghitungan suaranya, yakni Nagori Lingga dengan 30 kotak, Nagori Bukit Maraja 25 kotak, Nagori Negri Malela 35 kotak, dan Negri Senio dengan 40 kotak suara. Keseluruhan, ada 10 Nagori yang telah menyelesaikan proses rekapitulasi pleno di PPK Kecamatan Gunung Malela, menandakan proses demokrasi yang berjalan lancar dan terstruktur.

Tim pengamanan dari Polsek Bangun terdiri dari 7 personel Polri dan 2 personel TNI, menunjukkan sinergitas yang kuat antara kedua instansi dalam menjaga serta memastikan keamanan selama proses penting ini. Kehadiran kedua belah pihak tidak hanya sebagai pengaman, namun juga sebagai simbol persatuan dan kekuatan hukum yang mendukung jalannya pemilu yang adil dan demokratis.

Kapolsek Bangun, IPTU E. Siahaan, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pengamanan rapat pleno ini. Beliau juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung proses demokrasi dengan tertib dan damai, serta berharap agar seluruh tahapan pemilu dapat berlangsung dengan sukses dan lancar.

Pemilu Tahun 2024 adalah momen penting bagi Indonesia, dan keberhasilan dalam setiap tahapannya, termasuk rekapitulasi suara di tingkat kecamatan, adalah kunci dari demokrasi yang berkualitas dan representatif bagi seluruh rakyat Indonesia.
(Ali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *