April 14, 2024 1:59 am

Jakarta – Menyikapi kenaikan BBM,Albert Soekanta Ketua Umum Relawan Padamu Negeri yg juga ketua Presidium Kesatuan Buruh Marhaenis mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi adalah fenomena global dan hampir terjadi di semua negara.


Hal ini diakibatkan oleh berbagai aspek dan dampak ekonomi internasional,salah satunya adalah dampak covid

Menurutnya, harga BBM di Indonesia jauh lebih murah dibandingkan di sejumlah negara miskin dan negara produsen besar minyak.

“Harga di Indonesia lebih murah dibandingkan Arab Saudi,” ujarnya.

Menurut informasi dan data di era pemerintahan Jokowi kenaikan BBM yg terkecil.
Dan efektivitas nya berguna bagi kepentingan rakyat.

Albert Soekanta menambahkan selain menaikkan BBM,hendaknya pemerintah membuat peraturan dan UU mengenai pemakai BBM bersubsidi.
Hendaknya yg diberi subsidi hanya bis,angkutan kota/desa dan motor roda 2.
Khusus mobil dihilangkan subsidinya.

Mesin pengisian khusus untuk subsidi di bedakan dengan mesin non subsidi

Saran lain yg perlu dipertimbangkan oleh pemerintah pusat adalah pajak kendaraan untuk semua jenis yg THN STNK nya THN 2000 SD 1970 dibebaskan dari pajak.
Sehingga masyarakat dapat meningkat pendapatan nya dan dapat menabung

Kita Hakkulnyakin rakyat Indonesia dapat menerima kenaikan harga BBM
Dan kita juga Hakkulnyakin pemerintahan Jokowi berkerja sepenuhnya untuk kepentingan rakyat Tutup Albert

DS — Genewstv.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *