Mei 26, 2026 1:53 am
8

Medan- Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddha Era (BE) Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menggelar kegiatan ibadah dan doa bersama bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Buddha, yang diselenggarakan di Vihara Buddha Sasana Lapas Kelas I Medan, Senin (25/05/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan, sekaligus menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas spiritual dan mentalitas warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam pelaksanaannya, Lapas Kelas I Medan memfasilitasi seluruh rangkaian ibadah yang diikuti dengan penuh khidmat oleh para warga binaan. Beragam prosesi keagamaan dilakukan, mulai dari puja bakti (sembahyang), meditasi bersama, hingga pembacaan paritta-paritta suci yang dipimpin langsung oleh pandita dari pihak kementerian agama terkait.

Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian Dhamma Desana (khotbah keagamaan) yang menekankan pentingnya penyucian pikiran, pengendalian diri, dan penyebaran cinta kasih kepada sesama. Antusiasme warga binaan dalam mengikuti ibadah menunjukkan bahwa program pembinaan kerohanian di dalam Lapas berjalan dengan optimal dan menyentuh hati para jemaat.

Di tempat terpisah Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan ibadah ini merupakan bagian dari upaya mendukung pemenuhan hak-hak dasar dan kebebasan beragama bagi warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh warga binaan mendapatkan hak ibadah yang layak sesuai dengan keyakinannya. Ini juga menjadi sarana untuk membangun kedamaian hati, meningkatkan kesadaran diri warga binaan, sekaligus memperkokoh toleransi antarumat beragama di lingkungan Pemasyarakatan,” ujar Fonika Affandi.
(Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *