Juli 18, 2024 7:05 pm

Paluta- Sebanyak 1.556 siswa-siswi sekolah dasar (SD) menarikan Tor-tor Nauli di depan kantor Bupati Padanglawas Utara (Paluta), Rabu (26/06/2024).

Acara yang diselenggarakan oleh Pemkab Paluta bertajuk “Tor-tor Naposo Nauli Bulung Kabupaten Padang Lawas Utara sebanyak 1556 Siswa/i Sekolah Dasar” ini mendapat penghargaan Museum Republik Indonesia (MURI).

Pj Bupati Paluta, Patuan Rahmat Syukur Parlaungan Hasibuan didampingin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Padang Lawas Utara Eva Sartika Siregar membuka secara resmi acara tersebut.

Tari Tor-tor terbanyak itu juga dihadiri langsung oleh Perwakilan Muri Indonesia Direktur Operasional Muri Jusuf Ngadri dan Representatif Muri Rahmat Sudarmaji.

“Melalui Gebyar Seni dan Budaya masyarakat Padang Lawas Utara lebih menjaga seni dan budaya demi kemakmuran dan kejayaan daerah kita ini,” kata Pj Bupati Paluta.

Sementara itu, kegiatan yang langsung digerakkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Padang Lawas Utara Eva Sartika Siregar ini bertujuan untuk memupuk rasa cinta terhadap kebudayaan daerah sejak dini kepada masyarakat.

“Untuk menyalurkan minat dan bakat anak-anak Tapanuli bagian selatan dalam seni dan budaya, tari, dan peran,” kata Eva Sartika Siregar.

Dengan dilaksanakannya gebyar seni dan budaya ini kata Eva, diharapkan dapat menggali kreativitas anak-anak milenial dan generasi Z untuk bangga terhadap budaya daerahnya sendiri.

Ia menjelaskan bahwa event yang mendapatkan penghargaan dari Muri ini diikuti oleh ribuan siswa SD dari 29 sekolah.

“Pemecahan Rekor Muri Indonesia Tor-tor Naposo Nauli Bulung Kabupaten Padang Lawas Utara sebanyak 1.556 anak yang terdiri dari 29 sekolah dasar,” jelas Eva.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Paluta, Plh Sekdakab Paluta, Kakan Kemenag, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Sumatera Utara.

Kemudian hadir juga Para Asisten dan Staf Ahli, Pimpinan OPD, Kabag, Kabid, Camat se-Kabupaten Paluta, Ketua Tim PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan Paluta.

Dan juga ada Ketua Lembaga Adat Kabupaten Padang Lawas Utara, Pimpinan BUMN, Rektor ITS, Pimpinan Pondok Pesantren, Kepala Sekolah, Para Pendamping, dan serta seluruh siswa/i SD se-Kabupaten Paluta.
(Ali)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *