Dolok Ilir, Senin 27 April 2026
Amdal PKS Dolok Ilir perlu di pertanyakan atau di evaluasi kembali, terkait keluhan warga yang berdomisili di sekitar PKS dolok ilir.
Berdasarkan penyampaian warga, bahwa mereka sudah 7 tahun mengalami dampak dari PKS tersebut.
Kami telah menyampaikan keluhan terhadap dampak yang kami rasakan, seperti suara kebisingan, bau tidak sedap, dan abu yang menyebar, baik kepada pihak management PKS maupun pemerintah setempat ( pangulu nagori dolok tenera) sekian lamanya kami mengalami dampak tersebut, namun kami belum pernah ada mendapatkan kompensasi apapun dari pihak perusahaan kata warga.
Sekarang kami semakin khawatir karena material rumah, terutama atap seng rumah mengalami percepatan kerusakan keropos akibat abu pabrik yang menempel, sementara pihak PKS tidak mau membantu kami memberikan kompensasi untuk menanggulangi kerugian yang disebabkan dampak tersebut.
Warga juga menyampaikan, bahwa sudah dua kali mengundang LSM dan media untuk membantu menyuarakan permasalahan tersebut, yang pertama pada tahun 2024 bahkan warga hendak demonstrasi ke PKS namun di halangi oleh pangulu nagori, dan yang kedua pada bulan Maret 2026 warga kembali memberikan surat kuasa kepada KPKM RI, namun hingga kini warga belum tahu kepastian nasib mereka terkait keluhan dampak dari PKS tersebut.
Terkait masalah ini, sebelum diberitakan awak media mencoba menghubungi pangulu nagori Dolok Tenera untuk menanyakan tanggapan dan upaya upaya yang sudah dilakukan terkait keluhan warga, namun tidak bisa dihubungi untuk minta konfirmasi, sebab sampai saat ini, warga masih berharap itikad baik dari perusahaan PKS, agar bisa diselesaikan secara bersama dengan warga tanpa harus menyampajkan keluhan tersebut di PTUN. (sigiro)